JAKARTA, KOMPAS TV - Bharada E atau Richard Eliezer tegas membantah sejumlah kesaksian atau pengakuan Ferdy Sambo soal pembunuhan Yosua. <br /> <br />Bantahan Eliezer mulai dari keterangan soal perencanaan di rumah Saguling. <br /> <br />"Tidak ada kata-kata dari beliau menanyakan 'kamu siap mem-backup saya', itu tidak benar, tidak ada," ucap Eliezer di hadapan Sambo, Rabu (7/12). <br /> <br />Baca Juga Hakim Heran Sama Sambo, Istri Sakit Kok Masih Pergi Main Bulutangkis di https://www.kompas.tv/article/356298/hakim-heran-sama-sambo-istri-sakit-kok-masih-pergi-main-bulutangkis <br /> <br />"Saat itu beliau memerintahkan saya menembak Yosua," lanjutnya. <br /> <br />"Saat itu beliau memberikan satu kotak amunisi,dan menyuruh saya untuk menambahkan amunisi. Seandainya CCTV lantai 4 tidak rusak atau tidak hilang mungkin bisa menunjukkan lebih jelas," ucap Eliezer. <br /> <br />Eliezer atau Bharada E juga membantah tegas pengakuan Sambo soal perintah hajar Yosua. Eliezer kukuh dengan kesaksian Sambo menyuruh menembak, bahkan ikut menembak Yosua. <br /> <br />"Saya membantah kata kata beliau tentang menghajar, yang sebenarnya beliau mengatakn pada saya dengan keras, dengan teriak, cepat kau tembak," ucap Eliezer. <br /> <br />Rabu (7/12) terdakwa pembunuhan Brigadir J atau Yosua dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Bharada E atau Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf. <br /> <br />Ferdy Sambo sampaikan kesaksian versi dirinya tentang pembunuhan Yosua dan perbuatan merekayasa perkara. <br /> <br />Video Editor: Agung Ramdani <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/356299/full-di-hadapan-sambo-eliezer-bantah-banyak-keterangan-soal-pembunuhan-yosua